Follow us

Tampilkan postingan dengan label dangerous goods. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dangerous goods. Tampilkan semua postingan

Pengertian Barang-Barang Berbahaya

Logo Dangerous goods Cargo

Menurut Asosiasi Angkutan Udara International (IATA) dalam buku Peraturan Barang Berbahaya (Dangerous Goods Regulation) dan Annex 18 tentang The Safe Transport of Dangerous Goods by Air, bahwa Barang Berbahaya didefinisikan sebagai berikut :

" Bahwa suatu barang berbahaya adalah bahan atau zat yang berpotensi dapat membahayakan secara nyata terhadap kesehatan, keselamatan atau harta milik apabila diangkut dengan pesawat udara. Bahaya yang ditimbulkan akan berakibat pada keselamatan "


Pada dasarnya barang berbahaya dapat diangkut dengan pesawat udara, namun harus memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk aturan kemasan dan cara pengemasannya, pemberian label serta penyimpanan dan permuatannya

> > Kirim Barang Jakarta, kirim barang depok, expedisi jakarta depok, cargo laut, cargo darat, cargo udara, door to door services :

TPM Cargo Logistik 
Sel. : 0852-1919-9443 


Read more ...

DANGEROUS GOODS

General Philoshophy & Regulation :
Jika saat ini faktor manusia berpotensi dalam terjadinya kecelakaan pesawat, maka kemungkinan barang berbahayapun dapat membahayakan keselamatan penumpang apabila barang tersebut tidak diwaspadai dengan cermat.
Cargo Jakarta - Depok TPM Cargo Logistik

Suatu barang yang dikategorikan barang berbahaya yang akan dimuat di pesawat udara, sengaja atau tidak sengaja dimungkinkan akan mencelakakan manusia dan dapat merusak benda lain apabila barang tersebut meledak atau terbakar.

Walaupun sudah ada referensi atau buku-buku yang menyangkut barang berbahaya, namun sosialisasi barang berbahaya  belum menjangkau masyarakat umum atau perusahaan  penerbangan itu sendiri

> Pengertian barang berbahaya >

Kirim barang cargo, expedisi jakarta, expedisi depok, jasa pengiriman domestik, cargo tracking :

TPM Cargo Logistik 
Sel. : 0852-1919-9443


Read more ...